Jumat, Oktober 23, 2026

AirNav Indonesia Perkuat Koordinasi dengan Malaysia untuk Tingkatkan Keselamatan Penerbangan

Must read

Mediatama News
Mediatama News
Mediatamanews.com adalah Portal Berita Utama yang Terkini dan Terpercaya, menyajikan pilihan berita-berita yang Aktual, Cepat dan Berimbang. Mediatamanews.com hadir dengan nuansa yang harmoni, humanis dan memberikan warna kepada setiap para pembacanya. Mediatamanews.com merupakan Portal Berita Nasional yang berintegritas dan Profesional dalam mengedepankan Kode Etik Jurnalistik.

Mediatamanews | Tangerang (Banten) – AirNav Indonesia memperkuat kerja sama dengan otoritas penerbangan Malaysia guna meningkatkan keselamatan, efisiensi, dan kelancaran navigasi penerbangan lintas negara. Kerja sama tersebut mencakup pertukaran data penerbangan, penyelarasan prosedur operasional, penataan ruang udara, hingga pengembangan rute penerbangan langsung.

Penguatan koordinasi itu dibahas dalam pertemuan ke-13 Air Navigation Services Consultative Committee (ACC/13) Indonesia–Malaysia yang berlangsung di Bandung pada 21–22 Oktober 2026.

Direktur Utama AirNav Indonesia, Capt. Avirianto Suratno, mengatakan koordinasi antara pusat pengendalian lalu lintas udara kedua negara merupakan faktor penting dalam menjaga kesinambungan pelayanan navigasi penerbangan, terutama saat pesawat melintasi batas wilayah pelayanan navigasi masing-masing negara.

Menurut Avirianto, pertukaran data penerbangan dan penyelarasan prosedur operasional diperlukan untuk memastikan proses peralihan pelayanan navigasi antarnegara berlangsung aman, lancar, dan efisien.

Hal tersebut disampaikan Avirianto saat menerima kunjungan delegasi Civil Aviation Authority of Malaysia (CAAM) di Kantor Pusat AirNav Indonesia, Tangerang, Jumat (23/10/2026).

Dok.istimewa

Dalam kunjungan tersebut, delegasi CAAM meninjau fasilitas Indonesia Network Management Center (INMC) dan New Jakarta Air Traffic Services Centre (New JATSC). Delegasi juga berdiskusi dengan personel AirNav Indonesia mengenai pelaksanaan pelayanan navigasi penerbangan serta penguatan koordinasi operasional kedua negara.

Uji Pertukaran Data Penerbangan Catat Hasil Positif

Direktur Operasi AirNav Indonesia, Setio Anggoro, mengungkapkan bahwa salah satu hasil penting dalam pertemuan ACC/13 adalah pengujian teknis sistem Air Traffic Services Interfacility Data Communication (AIDC). Sistem ini digunakan untuk pertukaran data penerbangan antarpusat pengendalian lalu lintas udara.

Pengujian dilakukan pada jalur komunikasi antara Ujung Pandang, Indonesia, dan Kota Kinabalu, Malaysia. Hasilnya menunjukkan tingkat keberhasilan pengiriman pesan mencapai 100 persen dari Ujung Pandang menuju Kota Kinabalu. Sementara itu, pengiriman data dari Kota Kinabalu menuju Ujung Pandang mencatat tingkat keberhasilan sebesar 97 persen.

Hasil pengujian tersebut menjadi dasar bagi kedua pihak untuk melanjutkan pembahasan parameter teknis sekaligus mempersiapkan tahap pengujian operasional. Implementasi penuh sistem AIDC ditargetkan pada Februari 2027, dengan tetap mempertimbangkan kesepakatan dan kesiapan teknis kedua negara.

Melalui penguatan kerja sama ini, AirNav Indonesia dan CAAM diharapkan dapat meningkatkan interoperabilitas sistem, memperlancar pertukaran informasi penerbangan, serta memperkuat keselamatan dan efisiensi pelayanan navigasi udara di kawasan perbatasan Indonesia–Malaysia.

(Hasnoe | Ian Rasya)

More articles

Latest article