Selasa, Oktober 20, 2026

Tekan Potensi Pungli, Lapas Bekasi Terapkan Layanan Pemasyarakatan Digital

Must read

Mediatama News
Mediatama News
Mediatamanews.com adalah Portal Berita Utama yang Terkini dan Terpercaya, menyajikan pilihan berita-berita yang Aktual, Cepat dan Berimbang. Mediatamanews.com hadir dengan nuansa yang harmoni, humanis dan memberikan warna kepada setiap para pembacanya. Mediatamanews.com merupakan Portal Berita Nasional yang berintegritas dan Profesional dalam mengedepankan Kode Etik Jurnalistik.

Mediatamanews | Bekasi (Jabar) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bekasi mengoptimalkan digitalisasi pelayanan melalui aplikasi Jawara Smart untuk meningkatkan transparansi, mempermudah akses layanan pemasyarakatan, serta meminimalkan potensi pelanggaran integritas dan standar operasional prosedur (SOP).

Kepala Lapas Kelas IIA Bekasi, Dedy Cahyadi, mengatakan Jawara Smart merupakan inovasi pelayanan digital yang mulai diterapkan di Lapas Bekasi dan Lapas Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. Aplikasi tersebut dirancang untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan pemasyarakatan secara transparan dan efisien.

“Jawara Smart merupakan singkatan dari Jawa Barat Sistem Pelayanan Pemasyarakatan Terpadu. Aplikasi ini dibuat sebagai langkah mitigasi untuk meminimalkan potensi pelanggaran integritas dan SOP yang pernah terjadi,” kata Dedy di Lapas Kelas IIA Bekasi, Selasa (20/10/2026).

Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat mengakses layanan integrasi, mengunggah persyaratan, serta memantau perkembangan pengajuan, termasuk proses pembebasan bersyarat (PB). Dengan demikian, masyarakat tidak perlu berulang kali datang ke lapas hanya untuk mengetahui status permohonan.

Dok.istimewa

“Melalui aplikasi ini, masyarakat bisa mengakses data integrasi, memasukkan persyaratan, dan mengecek sampai sejauh mana proses pengajuan berlangsung tanpa harus datang langsung ke lapas,” jelasnya.

Selain mempermudah akses layanan, Jawara Smart dilengkapi fitur pemantauan yang memungkinkan pimpinan mengawasi kinerja petugas secara real time. Fitur tersebut diharapkan dapat memperkuat pengawasan internal sekaligus mendorong petugas memberikan pelayanan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dedy berharap penerapan digitalisasi melalui Jawara Smart mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus menekan potensi praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan Lapas Bekasi.

“Dengan Jawara Smart, kami berharap masyarakat tidak perlu lagi khawatir terhadap potensi pelanggaran integritas, pungli, dan sebagainya. Mudah-mudahan digitalisasi ini dapat menjawab keresahan serta kekhawatiran masyarakat terhadap pelayanan di Lapas Bekasi,” pungkasnya.

More articles

Latest article