Berita UtamaKriminalNasional

Pomdam Jaya Dalami Kasus Judol di Cijantung, 17 Saksi Diperiksa

Mediatamanews|Jakarta – TNI Angkatan Darat (TNI AD) melalui Polisi Militer Kodam Jaya (Pomdam Jaya) terus mendalami dugaan pelanggaran hukum yang melibatkan seorang prajurit terkait temuan aktivitas judi online (judol) di sebuah rumah di kawasan KPAD Cijantung, Jakarta Timur. Penanganan perkara ini merupakan bagian dari komitmen TNI AD dalam menegakkan hukum dan disiplin secara profesional sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam proses penyidikan, Pomdam Jaya telah memeriksa 17 orang saksi dan menahan seorang prajurit berinisial A sejak Rabu (7/10/2026). Penahanan tersebut dilakukan untuk kepentingan penyidikan guna mengungkap secara menyeluruh dugaan keterlibatan yang bersangkutan dalam aktivitas ilegal tersebut.

Sementara itu, sebanyak 11 warga sipil yang diduga berperan sebagai operator judi online, berikut barang bukti berupa 14 unit telepon seluler, telah diserahkan kepada Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya pada Selasa (6/10/2026) untuk diproses sesuai ketentuan hukum.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, prajurit A menerangkan bahwa rumah tersebut disewakan kepada seseorang yang berencana memanfaatkannya sebagai gudang sekaligus tempat tinggal karyawan. A juga mengaku tidak mengetahui bahwa rumah tersebut digunakan untuk aktivitas judi online. Namun, keterangan tersebut masih didalami penyidik untuk memastikan fakta dan mengungkap ada atau tidaknya keterlibatan A dalam kegiatan ilegal itu.

TNI AD menegaskan tidak akan menoleransi prajurit yang terbukti terlibat dalam praktik judi online. Apabila hasil penyidikan membuktikan bahwa A mengetahui atau terlibat dalam aktivitas tersebut, yang bersangkutan akan dikenai tindakan tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku, termasuk kemungkinan pemberhentian dari dinas militer berdasarkan aturan yang berlaku.

Hingga kini, penyidik Pomdam Jaya masih melanjutkan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan prajurit yang ditahan untuk mengungkap perkara tersebut secara menyeluruh. TNI AD menegaskan komitmennya untuk menegakkan hukum secara tegas, objektif, dan bertanggung jawab demi menjaga disiplin, integritas prajurit, serta kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI AD.

Info Redaksi

  • Uploader : Ian Rasya