Selasa, Oktober 20, 2026

Imigrasi Surabaya Tingkatkan Kesiapsiagaan Pegawai melalui Pelatihan Basic Life Support dan Kesiapsiagaan Bencana

Must read

Mediatama News
Mediatama News
Mediatamanews.com adalah Portal Berita Utama yang Terkini dan Terpercaya, menyajikan pilihan berita-berita yang Aktual, Cepat dan Berimbang. Mediatamanews.com hadir dengan nuansa yang harmoni, humanis dan memberikan warna kepada setiap para pembacanya. Mediatamanews.com merupakan Portal Berita Nasional yang berintegritas dan Profesional dalam mengedepankan Kode Etik Jurnalistik.

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya menyelenggarakan kegiatan “Siaga Bersama, Tanggap Sesama: Pelatihan Basic Life Support dan Kesiapsiagaan Bencana bagi Pegawai” pada Selasa, 7 April 2026, bertempat di Aula Lantai 2. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas pegawai dalam menghadapi kondisi darurat medis maupun bencana.

Pelatihan ini diikuti oleh pejabat struktural serta perwakilan pegawai dari berbagai unit kerja, termasuk Tata Usaha, Dokumen dan Izin Tinggal (Doklanintal), Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim), Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (Tikim), serta Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI).

Hadir sebagai narasumber, Dokter Grace Yemima dari Siloam Hospital yang menyampaikan materi Basic Life Support, serta Bige Agus Wahjuno, S.E., Tenaga Ahli Kebencanaan BPBD Provinsi Jawa Timur yang membawakan materi kesiapsiagaan bencana.

Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Winda Arum Hapsari, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat kesiapan pegawai menghadapi situasi darurat.

Dok.istimewa

“Melalui pelatihan ini, pegawai dibekali kemampuan dasar dalam penanganan kegawatdaruratan medis serta pemahaman terkait mitigasi dan respons bencana. Hal ini penting agar setiap pegawai mampu bertindak cepat dan tepat dalam situasi kritis,” ujarnya.

Materi Basic Life Support mencakup teknik pertolongan pertama seperti resusitasi jantung paru (RJP), penanganan korban tidak sadar, serta tindakan awal sebelum bantuan medis lanjutan diberikan. Sementara itu, materi kesiapsiagaan bencana menekankan pada aspek mitigasi risiko, kesiapan individu, serta koordinasi dalam kondisi darurat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pegawai Kantor Imigrasi Surabaya memiliki kesiapsiagaan yang lebih baik, tidak hanya dalam menjalankan tugas keimigrasian, tetapi juga dalam menghadapi potensi situasi darurat di lingkungan kerja maupun masyarakat.

(Adv)

More articles

Latest article