Imigrasi Soekarno-Hatta Raih Peringkat Pertama Pemeriksaan Dokumen Forensik

Mediatamanews|Tangerang (Banten) – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta meraih penghargaan dari Direktur Jenderal Imigrasi sebagai satuan kerja dengan Laporan Pemeriksaan Dokumen Forensik Terbanyak Peringkat Pertama untuk proses pro justitia periode Oktober 2025 hingga Agustus 2026.
Penghargaan tersebut diserahkan Direktur Intelijen Keimigrasian Agus Waluyo kepada Kepala Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta Galih P. Kartika Perdhana dalam kegiatan Diseminasi Penyusunan Produk Intelijen Keimigrasian Direktorat Jenderal Imigrasi Tahun Anggaran 2026 di Grand Aston Puncak Hotel & Resort, Cianjur, Rabu (23/9).
Sepanjang periode penilaian, Imigrasi Soekarno-Hatta mencatat 264 pemeriksaan dokumen keimigrasian menggunakan Video Spectral Comparator (VSC), meliputi pemeriksaan paspor, cap, dan visa. Pemeriksaan tersebut dilakukan melalui pemanfaatan Laboratorium Forensik Dokumen Keimigrasian untuk mendukung tugas intelijen dan penanganan perkara keimigrasian.
Agus mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap satuan kerja yang menunjukkan kinerja dalam pelaksanaan tugas intelijen, khususnya pemanfaatan sarana laboratorium forensik dokumen.

“Keberadaan alat forensik dokumen seperti Video Spectral Comparator memiliki peran penting dalam mendukung pemeriksaan keabsahan dan keaslian dokumen keimigrasian. Karena itu, pengelolaan, pemanfaatan, pemeliharaan, dan pelaporannya harus dilakukan secara tertib dan optimal,” ujar Agus.
Galih mengatakan penghargaan tersebut menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi jajaran Imigrasi Soekarno-Hatta untuk meningkatkan kualitas pemeriksaan dokumen dan pelaksanaan tugas intelijen keimigrasian.
“Capaian ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus memperkuat tugas dan fungsi intelijen keimigrasian dalam pemeriksaan dokumen serta penanganan perkara. Pemanfaatan teknologi dan sarana forensik akan terus kami optimalkan,” kata Galih.
Ia menambahkan pemanfaatan teknologi forensik menjadi bagian dari upaya memperkuat pemeriksaan dokumen di tengah tingginya aktivitas perlintasan internasional. Selain teknologi, peningkatan kompetensi petugas dan tertib pelaporan terus dilakukan guna mendukung pemeriksaan yang akurat serta penegakan hukum keimigrasian.
Info Redaksi
- Uploader : Ian Rasya