Berita UtamaNasionalPeristiwa

Penerbangan Terganggu Abu Vulkanik, Polresta Soetta Beri Masker hingga Layanan Service Recovery

Mediatamanews|Tangerang (Banten) – Polresta Bandara Soekarno-Hatta melakukan sejumlah langkah mitigasi untuk membantu penumpang yang terdampak gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik dari erupsi Anak Gunung Krakatau.

Langkah tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan pengelola bandara dan maskapai guna memastikan hak-hak penumpang tetap terpenuhi, termasuk terkait penjadwalan ulang penerbangan (reschedule) maupun pengembalian biaya tiket (refund).

Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta Kombes Pol Wisnu Wardana mengatakan, pihaknya memberikan perhatian khusus kepada penumpang lanjut usia serta calon penumpang yang membutuhkan pemeriksaan kesehatan selama menunggu kepastian penerbangan.

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan penumpang tetap terjaga. Hingga saat ini, tidak ditemukan penumpang lansia yang membutuhkan penanganan medis secara khusus.

Selain pemeriksaan kesehatan, petugas juga membagikan masker kepada para penumpang menyusul terdeteksinya abu vulkanik di kawasan Bandara Soekarno-Hatta.

“Kami juga melakukan pembagian masker, karena berdasarkan paper test yang dilakukan pihak bandara, di wilayah Bandara Soekarno-Hatta terdeteksi adanya volcanic ash atau debu vulkanik,” kata Wisnu.

Polisi Pastikan Penumpang Mendapat Informasi

Wisnu menegaskan, kondisi di Bandara Soekarno-Hatta hingga saat ini masih aman dan kondusif. Kepolisian bersama seluruh pemangku kepentingan bandara terus berkoordinasi untuk memastikan penumpang memperoleh informasi terbaru mengenai perkembangan penerbangan.

Informasi tersebut meliputi kepastian keberangkatan, penjadwalan ulang, maupun pembatalan penerbangan.

Untuk membantu penumpang yang harus menunggu lebih lama, Polresta Bandara Soekarno-Hatta juga berkolaborasi dengan pihak maskapai dan pengelola bandara melalui layanan pemulihan (service recovery).

Salah satu bentuk layanan tersebut yakni membagikan makanan dan minuman kepada penumpang yang terdampak penundaan penerbangan.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pelayanan dan kepedulian kepada masyarakat yang harus menunggu kepastian jadwal penerbangan akibat dampak abu vulkanik.

Dok.istimewa

Penerbangan Ditunda hingga 17.30 WIB

Berdasarkan informasi hingga pukul 15.00 WIB, terdapat NOTAM yang menyatakan penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta mengalami penundaan maupun pembatalan hingga pukul 17.30 WIB.

Pihak terkait selanjutnya akan melakukan evaluasi terhadap kondisi penerbangan dengan mempertimbangkan perkembangan sebaran abu vulkanik dan aspek keselamatan penerbangan.

Keputusan selanjutnya akan disampaikan setelah evaluasi dilakukan, termasuk kemungkinan diperpanjangnya penundaan maupun dibukanya kembali operasional penerbangan.

Polresta Bandara Soekarno-Hatta mengimbau calon penumpang untuk tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari pihak bandara maupun maskapai terkait perkembangan jadwal penerbangan.

Kepolisian memastikan aspek keamanan dan pelayanan kepada penumpang tetap menjadi prioritas selama proses penanganan dampak sebaran abu vulkanik.

Info Redaksi

  • Editor Naskah : Ian Rasya
  • Uploader : Hasnoe